FAKTA TENTANG ANAK KEMBAR

Di posting oleh Iwanwahyu pada 10:35 AM, 22-Oct-11

Di: Info unik caberawit



Rasa senang ketika tahu akan
mendapatkan bayi kembar
biasanya diiringi mitos-mitos
menyesatkan dari sekitar.
Jangan panik. Anda justru harus tenang dan
mencari tahu sekaligus mengerti
penjelasannya.
1. Mana kakak, mana adik? Fakta: Mitos lokal yang
mengatakan, bayi kembar yang lahir (keluar dari
rahim) lebih dulu adalah adiknya, bukan
kakak. Alasannya,
karena si kakak “membantu” adiknya untuk keluar.
Padahal, dunia kedokteran sepakat menyatakan, bayi yang lahir
lebih dulu (berdasarkan tanggal dan waktu) adalah
kakak,
berikutnya baru adik.
2. Si baik vs si jahat Fakta: Dalam mitologi lama, si kembar selalu
digambarkan
sebagai si baik dan si jahat, atau pemimpin
(biasanya yang lebih tua) dan pengikut. Katanya, ini
terjadi karena
salah satu dari mereka jenuh selalu dikait-kaitkan hingga ingin lebih unggul dari kembarannya, serta
ingin mendapatkan perhatian lebih dari orangtua
dan orang di sekitarnya.
Padahal, tidak pernah ada bukti ilmiah yang
menunjukkan kalau kepribadian kembar sebagai
bentuk jenis persaingan. Yang biasanya terjadi, anak kembar justru memiliki kepribadian dan
talenta yang unik serta selalu ingin saling
melengkapi. Misalnya, yang satu pintar di
bidang akademik, yang lain
lebih jago di olahraga.
3. Anak kembar tidak boleh
satu sekolah karena bisa
mengganggu prestasinya Fakta: Ada beberapa sekolah
yang menerapkan peraturan
standar bahwa anak kembar
tidak boleh ditempatkan di
kelas yang sama. Alasannya,
agar anak dapat mengembangkan identitas
independen mereka dan tidak
tergantung kembarannya.
Malah, alasan lainnya lebih
konyol, yaitu menjauhkan dari kemungkinan
keduanya akan gagal jika berada di kelas atau
sekolah yang sama. Beberapa ahli justru
menyarankan anak kembar
untuk selalu bersama agar
karakter, emosi, dan
pertumbuhannya dapat
berkembang lebih baik. Jika pemisahan dilakukan, maka hal itu malah dapat
merusak
pengalaman pendidikan
mereka. Dari sisi psikologis,
setiap anak kembar biasanya
merasa nyaman berada di dekat kembarannya. Ketika salah satu dari mereka menghadapi masalah
(pelajaran atau
pertemanan), tentunya mereka akan lebih mudah
untuk saling mendukung.
Yang jelas, orangtua yang
memiliki anak kembar harus mempertimbangkan dan
mengevaluasi pemilihan sekolah yang bisa
memajukan
kemampuan tiap-tiap anak,
termasuk dinamika hubungan
dan individu gaya belajar anak. Caranya, kenali kebutuhan dan kepribadian anak
kembar Anda,
juga hubungan mereka berdua.
Selanjutnya, ajak mereka
berdiskusi mengenai pilihan
sekolahnya. Apakah ingin sekolah di tempat yang sama
atau yang berbeda?
4. Jika salah satu anak
kembar sakit, saudara
kembarnya pasti sakit juga Fakta: Inti dari mitos ini adalah anak kembar
mempunyai
kemampuan telepati. Contoh
lainnya adalah jika yang satu
tidak bisa menyelesaikan
perkataannya, yang lainnya akan mampu membaca pikiran kembarannya dan
menyelesaikan perkataannya. Ini terjadi karena
anak kembar memiliki “bahasa kode” yang tidak
dimengerti orang luar
selain mereka sendiri atau
idioglossia. Kemampuan ini timbul karena kedekatan
emosional mereka sudah
dimulai sejak sembilan bulan
berada di rahim yang sama,
yang begitu lahir dan tumbuh
pun mereka selalu bersama. Akan tetapi, hal yang hampir
serupa juga bisa terjadi pada
suami-istri, saudara dekat,
teman baik (yang memiliki
kesamaan genetik ekstrem).
5. Hanya anak kembar yang
bisa memiliki keturunan kembar Fakta: Kehamilan kembar
memang sangat mungkin terjadi pada pasangan
yang memiliki keturunan kembar. Namun,
pada era ilmu kedokteran yang sudah semakin
maju, sudah
tersedia obat pemicu tumbuh-kembang sel telur (biasanya
yang memiliki masalah fungsi
indung telur/ovarium).
Pada kasus ini terjadi
pematangan dan pelepasan sel telur lebih dari satu
yang kemudian dibuahi lebih dari
satu sel sperma juga, hingga
kehamilan kembar itu terjadi.
Pembuahan dapat terjadi secara alami di dalam
saluran telur atau di laboratorium pada kasus bayi
tabung.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar